Bingun Mencari Ide Bisnis Cek Ide Bisnis 2021 Ini!

Berita Terbaru Bisnis – Didalam dunia bisnis sudah bukan menjadi rahasia lagi jika Kreativitas merupakan faktor sangat penting. Apalagi saat ini banyak bisnis yang hanya muncul sesaat dan segera kehilangan minat. Salah satu alasan utamanya adalah kurangnya ide bisnis inovatif yang mereka tawarkan. Untuk mempertahankan bisnis, Anda perlu memiliki ide bisnis yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pelanggan, tetapi juga membedakan Anda dari persaingan. Nah, artikel ini akan mengajak Anda untuk melihat ide bisnis kreatif yang bisa dijadikan inspirasi. Perlu Anda ketahui bahwa beberapa usaha tersebut membutuhkan keahliannya sendiri yang tidak bisa dipelajari dalam waktu singkat. Oleh karena itu, Anda perlu mempertimbangkan pengetahuan yang Anda miliki sebelum memulai.

Bingun Mencari Ide Bisnis Cek Ide Bisnis 2021 Ini!

  1. Fotografer dan Videografer

Bisnis fotografi dan videografi tidak pernah redup. Apalagi, saat ini semakin banyak orang yang menggunakan layanan ini. Selain dokumentasi acara, fotografer dan videografer biasanya direkrut untuk membuat media pemasaran sebuah bisnis. Beberapa contohnya adalah pembuatan iklan company profile, flyer, dan video. Bahkan sekarang, para influencer media sosial berbondong-bondong menggunakan layanan ini untuk produksi konten mereka. Karenanya, bisnis fotografi dan videografi tetap relevan hingga saat ini.

Meski industri ini diusahakan oleh para profesional, tidak ada salahnya jika Anda memulainya dari nol. Pertama Anda harus mempelajari ilmunya terlebih dulu dengan cara mencari kursus fotografi atau videografi. Akan tetapi, belajar dan mengasah keterampilan saja tidak tentu saja masih kurang. Sebelum mulai memasarkan jasa fotografi atau videografi, Anda bisa menawarkannya kepada kerabat atau kenalan yang membutuhkannya secara gratis. Dengan begitu Anda bisa membangun portofolio untuk memperkuat kredibilitas.

  1. Desain Grafis

Layaknya fotografer dan videografer, jasa desain grafis juga kerap dibutuhkan di berbagai bidang. Hasil karyanya tidak hanya digunakan untuk media cetak, tetapi juga untuk digital. Orang yang bekerja di bidang desain grafis umumnya memang memiliki latar belakang dalam desain komunikasi visual. Namun tak sedikit pula yang memulai dari belajar secara otodidak. Anda juga bisa menjadi salah satunya. Sebagai permulaan, kenali dulu software yang biasanya digunakan untuk desain grafis. Anda dapat menemukan banyak panduan tentang aplikasi desain di toko buku dan platform pembelajaran online.

Setelah menguasai ilmu desain grafis, buatlah portofolio berupa website. Ini penting untuk meningkatkan daya jual layanan Anda. Jangan putus asa jika Anda tidak bisa melakukan pemasaran karena dana tidak mencukupi. Saat ini Anda dapat memanfaatkan berbagai platform pasar untuk masalah ini. Jika jasa desain grafis Anda sudah berkembang dan memiliki modal yang cukup, Anda bisa mengupgradenya menjadi agen.

  1. Dropshipper

Pada dasarnya, dropshipping adalah model bisnis tempat Anda menjual barang dari pemasok atau produsen ke pembeli. Menariknya lagi sebagai dropshipper Anda tidak perlu mempunyai toko fisik atau mengirimkan produk langsung ke pembeli. Sebagai gantinya, produsen atau pemasoklah yang melakukan tugas tersebut, tetapi atas nama Anda. Dalam model bisnis ini, Anda dapat menetapkan harga yang lebih tinggi dari produsen atau pemasok.

Dengan demikian, Anda bisa mendapat untung. Tidak hanya itu, modal yang dibutuhkan untuk bisnis dropshipping tidak perlu besar. Setidaknya Anda memiliki katalog dalam bentuk website dan melakukan pemasaran sendiri. Tantangan dalam bisnis ini adalah menemukan pemasok atau pabrikan. Karena produk tidak melalui tangan Anda terlebih dahulu, Anda perlu memastikan bahwa pemasok dapat mengelola pengepakan dan pengiriman dengan benar.

  1. Desainer Interior

Saat ini, desain interior adalah salah satu jenis layanan yang paling dicari. Apalagi layanan ini digunakan untuk perkantoran dan pertokoan yang jumlahnya semakin menjamur. Hal penting yang Anda perlukan untuk memulai bisnis desain interior dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu tenaga kerja dan logistik. Jika dilihat dari segi tenaga kerja, bisnis ini memerlukan setidaknya dua orang pekerja. Yang satu bekerja sebagai desainer, sedangkan yang lain sebagai kontraktor. Di sisi logistik Anda perlu memiliki laptop untuk melakukan desain, software desain interior, dan bengkel.

Tidak punya dana untuk membeli perangkat lunak profesional? Jangan khawatir. Anda dapat mencoba perangkat lunak gratis seperti Google Sketchup, yang memiliki versi berbayar dengan fitur yang lebih canggih yang dapat dibeli saat Anda sudah siap secara finansial. Hal yang sama berlaku untuk bengkel Anda. Jika Anda tidak mampu menyewa studio, Anda bisa menggunakan garasi atau toko kecil sebagai tempat mengerjakan proyek.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *